Adsense Indonesia

30 January 2009

Jenis-jenis input lainnya

Selain keyboard, mouse, dan perangkat penunjuk lainnya yang telah di bahas pada posting sebelumnya, para pengguna memiliki beragam pilihan lainnya untuk memasukkan data dan perintah ke dalam komputer. Ini termasuk input suara dan input video.

Input Suara
Input suara (voice input) adalah proses memasukkan data berbicara ke dalam sebuah mikrofon. Pengenalan suara (voice recognition), yang juga disebut speech recognition, adalah kemampuan komputer untuk untuk membedakan kata dari kata-kata yang sudah diprogram sebelumnya. Perbendaharaan kata dari program pengenalan suara dapat berkisar dari dua hingga jutaan kata. Beberapa peranti lunak bisnis, seperti pengolah kata dan spreadsheet, menyertakan pengenalan suara sebagai bagian dari program tersebut. Contohnya, para pengguna dapat mendiktekan memo dan surat-surat ke dalam sebuah program pengolah kata dan tidak perlu mengetikkan kata-kata tersebut.
Input suara adalah bagian dari kategori input yang lebih besar yang disebut input audio. Input audio (audio input) adalah proses memasukkan suara apa pun ke dalam komputer, misalnya kata-kata, music, dan efek-efek suara. Untuk memasukkan suara berkualitas tinggi ke dalam PC, komputer tersebut harus memiliki sebuah sound card. Para pengguna memasukkan suara ke dalam komputer melalui peralatan seperti mikrofon, pemutar kaset, pemutar CD/DVD, atau radio, yang masing-masing disambungkan delam sebuah port pada sound card tersebut.
Input Video
Input video (video input) adalah pengambilan gambar-gambar bergerak dan penyimpanannya pada media penyimpanan komputer seperti hardisk atau DVD. Beberapa perangkat video menggunakan sinyal video analog. Sebuah kamera video digital, sebaliknya merekam video sebagai sinyal-sinyal digital alih-alih sinyal-sinyal analog. Banyak kamera DV memiliki kemampuan mengambil gambar-gambar yang tidak bergerak, demikian pula yang bergerak. Untuk memindahkan gambar-gambar yang telah direkam ke sebuah hard disk atau CD atau DVD, pengguna menghubungkan kamera DV secara langsung ke sebuah port USB atau port FireWire pada komputer. Setelah menyimpan video tersebut pada media penyimpanan, seperti sebuah hard disk atau DVD, Anda dapat memutarnya atau menyuntingnya dengan menggunakan perangkat lunak penyuntingan video pada sebuah komputer.


0 comments:

Content